-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah Kemacetan di Puncak Arus Mudik Lebaran 2025, Polres Cianjur Siapkan Jalur Alternatif

Sabtu, 29 Maret 2025 | 00.30 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-28T17:30:07Z


Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2025, aparat kepolisian di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Cianjur.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Hardian Ardianto, mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Jika volume kendaraan di jalur arteri meningkat hingga menyebabkan kemacetan, petugas akan segera mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif,” ujar AKP Hardian pada Jumat (28/3/2025).
Jalur Alternatif Disiapkan untuk Pemudik

Sejumlah jalur alternatif yang telah disiapkan di antaranya:
  1. Jalur Jonggol (Jalan Transyogi) – Rute ini dapat menjadi pilihan bagi pemudik dari arah Jakarta menuju Cianjur tanpa harus melalui jalur Puncak yang kerap mengalami kepadatan tinggi.
  2. Jalan Simpang Loji – Menghubungkan wilayah selatan Cianjur dengan pusat kota, jalur ini bisa menjadi opsi bagi pemudik yang ingin menghindari jalur utama.
  3. Jalan Salahuni Rasamala – Alternatif bagi pemudik dari arah Bandung menuju Cianjur bagian utara.
  4. Jalan Sukaluyu-Tungturunan – Jalur ini menghubungkan wilayah timur Cianjur dan dapat digunakan untuk menghindari kemacetan di jalur utama Cianjur-Bandung.

Untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik, jalur-jalur alternatif tersebut telah mengalami perbaikan signifikan. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:
  • Peningkatan kualitas jalan guna menghindari hambatan akibat jalan rusak.
  • Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) untuk meningkatkan visibilitas pada malam hari.
  • Penempatan rambu-rambu portabel guna memudahkan navigasi para pemudik.

Selain itu, petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan juga akan ditempatkan di jalur-jalur alternatif untuk mengatur lalu lintas serta memberikan arahan kepada pengendara.

Puncak Arus Balik Diprediksi H+5 Lebaran

AKP Hardian menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas akan difokuskan pada jalur utara dan timur, yang menjadi jalur utama bagi pemudik di wilayah Cianjur. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada H+5 Lebaran, dengan jumlah pemudik yang melintasi wilayah Cianjur mencapai ratusan ribu orang.

“Sebagian besar pemudik yang melintasi Cianjur menggunakan kendaraan roda dua. Oleh karena itu, kami juga mengimbau agar pengendara roda dua tetap berhati-hati, mengenakan perlengkapan keselamatan, dan mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku,” tambahnya.

Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi arahan petugas serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan. Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan kemacetan dapat dikurangi sehingga perjalanan mudik tahun ini berlangsung lebih lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.

Tetap waspada, patuhi aturan lalu lintas, dan selamat sampai tujuan!
×
Berita Terbaru Update