Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melaksanakan Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada Senin (31/3/2025). Ribuan jamaah turut serta dalam pelaksanaan ibadah yang berlangsung khidmat ini.
Salat Idulfitri dimulai pada pukul 06.30 WIB dan selesai pukul 07.30 WIB. Usai salat, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan yang menyoroti pentingnya keadilan dalam pengelolaan anggaran negara serta peran zakat dalam sistem ekonomi Islam.
Pentingnya Keadilan dalam Pengelolaan Anggaran Negara
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menyoroti perbedaan antara sistem keuangan pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan kondisi saat ini. Ia menekankan bahwa pada zaman Rasulullah, masyarakat hanya diwajibkan membayar zakat tanpa adanya pajak. Sementara itu, di era modern, negara memiliki dua mekanisme pengelolaan keuangan, yakni melalui zakat serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Daerah (APBD).
“Pada masa Rasulullah, zakat memiliki fungsi sebagai pengelola keuangan negara yang diatur melalui Baitul Mal. Saat ini, selain zakat, negara juga mengelola keuangan melalui APBD. Di balik itu, ada pula infaq dan sedekah. Indonesia sejatinya memiliki sumber daya keuangan yang cukup besar untuk mewujudkan keadilan sosial, tetapi mengapa masih banyak masyarakat yang belum merasakan kesejahteraan?” ujar Dedi Mulyadi dalam sambutannya.
Refleksi Kesejahteraan Masyarakat
Lebih lanjut, Gubernur Jabar menyoroti ketimpangan sosial yang masih terjadi, seperti banyaknya anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan, tidak mampu membeli seragam sekolah, dan kondisi ekonomi masyarakat kecil yang masih terpinggirkan. Ia menilai bahwa ketidakadilan dalam distribusi anggaran menjadi salah satu penyebab utama masalah sosial ini.
“Banyak rakyat yang masih miskin, banyak anak-anak yang tidak mampu bersekolah, tidak bisa membeli seragam, tidak bisa membeli sepatu, bahkan banyak pemulung di berbagai tempat. Jika kita sebagai pemimpin dan penyelenggara negara tidak mampu mewujudkan keadilan sosial, maka kita telah mengkhianati amanah yang diberikan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk memahami Islam secara paripurna, terutama dalam aspek keadilan ekonomi. Menurutnya, zakat, infaq, dan sedekah harus benar-benar digunakan untuk kepentingan umat agar kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pelaksanaan Salat Idulfitri Berlangsung Khidmat
Pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapangan Gasibu berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Ribuan warga dari berbagai daerah di Jawa Barat memadati area salat sejak dini hari untuk beribadah bersama. Cuaca cerah di pagi hari semakin menambah kekhusyukan ibadah Idulfitri tahun ini.
Usai salat dan sambutan, Gubernur Dedi Mulyadi turut bersilaturahmi dengan para jamaah. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai ajang refleksi diri serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Dengan semangat Idulfitri, diharapkan Jawa Barat semakin maju dan sejahtera melalui distribusi anggaran yang adil dan merata. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat serta menciptakan sistem keuangan yang lebih transparan dan berkeadilan.