Aksi nekat pembakaran dua unit mobil terjadi di Jalan Siliwangi, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (1/4/2025) dini hari. Pelaku, Iqbal Gandi Siregar (21), kini telah diamankan oleh pihak kepolisian setelah aksinya terungkap melalui rekaman CCTV. Ironisnya, tindakan nekat tersebut ternyata salah sasaran.
Motif Cemburu Buta
Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto menjelaskan bahwa pelaku membakar mobil karena diliputi cemburu usai teman wanitanya diduga digoda oleh pria lain. Dalam kondisi emosi, Iqbal mendatangi ruko yang diyakini milik pria tersebut dan langsung membakar mobil yang terparkir di depannya.
“Motifnya cemburu karena teman wanitanya digoda. Pelaku kemudian nekat membakar mobil dengan cara menyalakan api pada ban bekas serta sampah di sekitar kendaraan. Setelah itu, ban yang sudah terbakar diletakkan di bawah tangki bahan bakar mobil, menyebabkan api cepat membesar dan menghanguskan kendaraan,” ujar AKP Tono, Kamis (3/4/2025).
Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa mobil yang terbakar bukan milik pria yang menjadi sasaran pelaku, melainkan milik warga yang kebetulan memarkirkan kendaraannya di depan ruko tersebut.
Pelaku Menyesal, Terancam Hukuman Seumur Hidup
Iqbal mengaku menyesal atas tindakannya yang dipicu oleh emosi sesaat. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak sempat memastikan siapa pemilik kendaraan sebelum melakukan pembakaran.
“Saya gelap mata, emosi. Saat melihat mobil terparkir di sana, saya langsung mengira itu milik orang yang saya incar. Ternyata salah sasaran,” ujarnya.
Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat dengan Pasal 187 KUHP tentang tindak pidana pembakaran, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula pada Selasa dini hari, saat dua mobil yang terparkir di kawasan Jalan Siliwangi tiba-tiba terbakar. Warga yang melihat kejadian segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria berjaket hitam meninggalkan lokasi sesaat setelah kebakaran terjadi.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Kini, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami kasus ini.
Polisi Imbau Masyarakat Bijak Mengendalikan Emosi
AKP Tono mengimbau masyarakat agar tidak bertindak gegabah dalam menghadapi persoalan pribadi, terutama yang dipicu oleh kecemburuan. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan masalah dengan cara yang bijak dan tidak merugikan orang lain.
“Emosi sesaat bisa berakibat fatal, bahkan membawa konsekuensi hukum yang berat. Kami mengajak masyarakat untuk lebih tenang dalam menghadapi situasi dan selalu mengedepankan jalur yang benar dalam menyelesaikan konflik,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga tentang bahaya bertindak gegabah akibat emosi, terutama ketika melibatkan tindakan kriminal yang bisa berujung pada hukuman berat.